terjebak di satu fase menjadi wanita yang menyebalkan dan dihindari, hati- hati,,,,
sebenarnya yang dikatakan teman saya barusan bukan menjadi hal yang menyakiti atau bahkan mengganggu pikiran saya, pembicaraan kami dimulai terkait kemarahan saya yang lalu, sampai detik ini saya masih saja meluap- luap jika memutar cerita ulang dan mengingat detail kejadiannya, tapi lagi- lagi teman saya mengingatkan bahwasanya saya ini sedang terjebak. terjebak perasaan yang gak semestinya hadir dalam sebuah perjalanan.
tidak memungkiri mood menulis kali ini pun diikuti perasaan yang cukup emosional sembari mengingat kejadian itu, bahkan sebenernya"uda males ngebahas", tapi gak atau kenapa hal- hal sepele ini menjebak terlalu sering dan tidak wajar.
realitas yang saya bangunpun acapkali terkalahkan dengan ego terkait amarah...
luar biasa mengganggu
dan sepertinya benar kata teman saya sepertinya saya sedang terjebak...
No comments:
Post a Comment