Friday, August 24, 2012

Menjelang 25

Menjelang 25...
kata- kata yang cukup magis mungkin untuk sebagian kalangan, terkait umur mungkin, atau hal lain. begitu juga dengan aku sekarang. Menjelang 25 agustus yaitu besok pagi dimana semuanya akan dimulai lagi... semua perjalanan yang penuh pertaruhan. seperti halnya sang ibu yang melahirkan anaknya, proses menjadi penting disini....

yak 25 Agustus memang akan jadi hari yang biasa mungkin bagi sebagian kalangan, bahkan akan menjadi akhir pekan terakhir yang menyenangkan pasca lebaran dan akan menjadi awal yang manis bagi mereka yang sedang pulang kampung. yakkk begitu juga dengan aku, 25 Agustus adalah tanggal dimana aku harus kembali ke satu sudut desa yang sangat manis di utara Jawa yang menawarkan sejuta cerita....bukan berat sih, tapi lebih jelasnya akan ada banyak hal yang berhak dirindukan. Sudut meja dan kopi di senja, dan sebagainya... tapi bagaimana akan tidak semangat? sejuta janji dan mimpi di titipkan di perjalanan kali ini. sejuta harapan mengalir didalamnya sejuta tujuan untuk orang- orang yang didalamnya...


menjelang 25 Agustus masih bisa menikmati kopi di sudut meja dan menulis kali ini rasanya sudah sangat cukup mengobati semua.



selamat bekerja untuk kalian yang meletakkan sejuta harapan yang sama 



di ruang kosong dan penuh harapan, menjelang 25 Agustus......

Friday, August 17, 2012

aku dan ke-aku-an ku

agustus.....

dibulan penuh kehangatan yang biasanya hanya dihabiskan dirumah karena  libur dari segenap aktifitas akademik, bulan agustus kali ini terasa lebih nikmat. dihabiskan dengan hidup dengan beberapa keluarga di pesisir pantai utara dan menikmati panasnya pantai utara,dengan datangnya Ramadhan di bulan ini tak cukup dari nikmat yang luar biasa bagi kita yang disana. 

bohong kalo gak kangen orang rumah, bagaimana pada waktu sahur kamu akan sahur tanpa perlu takut ditegur dan buka dengan melahap apapun tanpa malu. 

yak... itu konsekuensi dari semua komitmen yang aku ambil. paham betul keadaan ini akan menimpa kita semua, baik cepat atau lambat...

antara bertahan atau menyerah tanpa kata lelah...ya begitu saja pasrah tanpa perlawanan...

aaaaaa jangan salah.... semua aku nikmati dengan tulus, bahkan banyak sekali yang bisa aku ambil dengan hidup bersama mereka. biarpun sesekali merasa kurang produktif di lapangan karena kurang membaca, tapi pengalamnya luarrrr biasa....

cerita serunya adalah ketika kehadiranmu ditolak oleh sebagian orang, baik pelan maupun lantang,tapi ya kembali lagi,, mau kembali dengan tangan kosong atau dengan puluhan kata yang bernama data....

pelajaran yang dipetik kali ini bukan hanya semata- mata mengenai bagaimana mereka hidup dan berjuang menaklukan kehidupan. tetapi bagaimana bisa menyeimbangkan relasi. ini menjadi penting ketika kita semua akan hidup berdampingan sesama.... 

jadi ingat mengenai apa yang baru saja terjadi (lihat posting sebelumnya) bagaimana perginya teman a++++, ya lagi- lagi benar kata seorang teman betapa sulitnya menyeimbangkan relasi dalam hidup ini, agar si a dan si b tidak menjadi iri, dengki dan membenci.....

ya tapi ini semua pilihan, dan kamu yang tau akan pilihan itu... Oke dita..please... be strong girl... everything will be okay..."kata seorang teman di senja Pantai utara"

dan lagi- lagi harus mengingat perkataan sang guru "it's your time, your choice and your responbility (PSH, July 2011) "