ruang batas yang dibangunnya kali ini menghancurkannya, niat baiknya menutupi lukanya justru menjadi boomerang yang hampir meledak yang paling menakutkan adalah ketika semua yang meledak itu menjadi senjata yang paling ampuh untuk menusuk orang terdekatnya...
diibaratkan dalam sebuah narasi begitu, siang ini diujung telpon dengan suaramu yang sedikit bergetar, dan aku tau itu ada karena ketakutanmu, kemarahanmu dan kekecewaanmu. suara getarmu itu semakin membuatkau ragu memang, tapi alangkah tidak bijaknya aku ketika kamu dalam perjalanan menuai badai dan aku menginggalkanmu begitu saja...
bukankan kita sepakat untuk berjalan beriringan?
bukan hal mudah memang, kamu disana dengan siapa, dan apa yang kamu lakukan saja itu diluar kuasaku untuk menguasainya, tapi tenang... aku punya tempat penitipan paling baik..24 jam tidak pernah tidur sedetikpun dan tahukah kamu bahwa Dia juga Maha memberi petunjuk...
rasanya hari ini memang benar- benar menjadi bukti kuasanya...
terima kasih untuk badai kecil yang kamu tiupkan di siang hariku :)
percayalah ada yang Maha menguatkan aku....
untuk kamu yang baru saja membohongiku....






