Tuesday, December 31, 2013

ketika potongan-potongan tidak menjadi nyata

This year is full of blessed . .
sempat terpikir oleh naluri manusia biasa saya . .
"MENGAPA TUHAN TIDAK MENGABULKAN DOA SAYA?"


 pertengahan tahun hingga akhir tahun merupakan cobaan terberat hidup saya, kehilangan teman, pacar, gebetan, urusan ini itu gak keruan, 

mungkin hidup saya akhir- akhir ini hanyalah berkeluh dan berkesah, marah kepada keadaan dan memandang semua dengan cara yang picik . 

Dan kembalilah saya kepada Tuhan saya . .

kembalilah saya untuk meminta . .
dan bertanya apa yang salah dengan saya . .
dan merenungi apa dosa saya . .

dan hasilnya nihil . .

Tuhan tidak memberikan apa-apa,
Tuhan juga tidak menjawab apa-apa ,
Tuhan tidak menyelesaikan apa-apa . .

tetapi Tuhan memberikan anugerahnya, Tuhan saat itu memberikan kemampuan terbesar dan kesempurnaan manusia . . Tuhan memberikan saya akal sehat . .


Tuhan memang tidak memberikan apapun saat itu,


Tuhan hanya memberikan saya "clue2",seperti potongan puzzle yang saling menyambung dan membentuk mozaik-mozaik indah berlabelkan RASA PENUH PENGERTIAN 

Pengertian apa ? pengertian bahwa hidup memang tidak mudah, bahwa kita memang ditujukan untuk membuat suatu frame kehidupan dimana apa yang kita kejar dinamakan "happy ending" , tapi apa yang saya lakukan untuk mengejar mimpi 1000000% salah . Kadang saya beranggapan kok hidup saya seperti lagi balap karung ya ? semua ingin saya kejar , semua ingin saya dapatkan . .

dan sumber dari semua rasa sesal dan masalah pada awal hingga akhir adalah . .
 Kurangnya rasa menerima . .

Sebenarnya untuk meraih apa yang dinamakan happy ending itu bukanlah untuk memiliki segalanya, namun keseimbangan dari yang dimilikinya . .

Seimbangkan segalanya dan lihat hasilnya . .


NOW ? my life is sooo much better . .

hubungan dengan teman menjadi sangat sangat membahagiakan (walau harus berhadapan dengan manusia berotak baja berbadan marshmallow), kuliah saya begitu bermakna and so on and so on . .

Tuhan memang tidak langsung menjawab doa kita,

Beliau memberikan kita sedikit potongan, kemudian potongan kembali . 

dan saat kita bisa menyatukan potongan tadi,

jadilah sebuah gambar luar biasa indah bernama . .
KEAJAIBAN

Wednesday, December 18, 2013

Kesedihan milik shaft belakang



Ibu mana yang tak ingin anak perempuannya melepas lajang untuk seorang imam?

Tuan tak bersorban,
 

Tuan mengajarkan kepatuhan 
Patuh pada janji setia dan mimpi-mimpi berdua.
Lalu aku jatuh, tuan imam menarik kencang tali kendali
Sempat sujudku mengemis jawaban, ini patuh atau rapuh? Aku pulang dan tak kembali pada shaft yang tuan pimpin.


Aku makin rapuh; Saat kutinggalkan kubah tempat tuan khusyuk mencinta, memberi ruang untuk menjadi sama-manusia biasa. Kuhindari kaki melangkah ke shaft manapun. begitupun tuan, menutup rapat-rapat pintu kubah bagi siapapun.

Ternyata tuanpun jatuh, tapi tuan tetap imam bagi siapa-siapa yang merapat beberapa jengkal di punggung tuan. Pintu kubah tuan buka; entah, mungkin gerah pada kerasnya hati untuk patuhi janji. Tuan kembali jadi imam.

Aku kenal suara itu,
Lima kali dalam sehari tangisku mengiringi pekik toa masjid dekat rumah. Tapi aku tak ingin tau siapa dara di shaft yang tuan pimpin.


Tuan tak bersorban,
Kalau saja tuan tahu, di balik kemudi motor aku tetap makmum tuan. entah kapan, suatu saat, sebagai kawan kita dipertemukan, kutinggalkan jejak basah di jalanan yang kita lewati.


Tuan tak bersorban,
Jika esok kita masih jumpa dan memang bukan sebagai kekasih, tak akan kubiarkan tuan basah oleh hujan di pelupuk mata.



Kesedihan milik shaft belakang, tuan.