kamu harus percaya tuhan itu ajaib
(teman kecil, disudut telepon pagi)
benar adanya kata seorang teman kecil pagi ini, setelah kami lama tidak berkomunikasi karena kesibukan masing- masing, saya mencoba menghubunginya. selain karena dia baru saja menikah, dari beberapa tahun terakhir, lebaran kemarinlah kami tidak saling bertemu, selain teman kecil saya sudah bersuami (ikut mudik suami) sayapun tak kalah padat, karena harus mengunjungi beberapa keluarga yang lain.
tidak ada yang spesial dalam obrolan kita di telepon, kita hanya saling bertukar cerita seperti biasa, kemudian saya menceritakan beberapa rencana dekat yang membahagiakan di hidup saya, disisi lain saya juga menceritakan kegundahan saya mengenai beberapa detail yang harus diperhatikan. dengan asas percaya karena teman kecil saya sudah memulai semuanya lebih awal, sayapun mengiyakan apa yang dikatakannya.
teman saya mengatakan "kamu memang beriman, saya tahu kamu, tapi dalam hal beriman, percaya tuhan itu ada saja tidak cukup. kamu harus percaya tuhan itu ajaib"
sambil memutar cerita perjalanan hidup yang saya alami, teman kecil saya meyakinkan saya bahwa semuanya akan baik- baik saja,
ya, saya ini memang lahir di kota ini, besar dan kemudian harus berpindah kota karena orang tua saya memutuskan untuk berpisah. tidak lama dari kejadian tersebut saya ikut dengan budhe di kota lain, melanjutkan ke jenjang selanjutnya. tidak berhenti disitu, ketika harus melanjutkan ke perguruan tinggi juga tidak semulus yang dibayangkan, tidak selancar yang diinginkan, dan akhirnya memutuskan untuk berhenti 1 tahun dulu untuk tidak mengenyam bangku pendidikan, tapi semua hal itu memang benar adanya ini keajaiban Tuhan, semua datang diwaktu yang tepat dan dalam keadaan yang sebenarnya....
setelah satu tahun tanpa status yang jelas, akhirnya tercapailah apa yang saya inginkan, perjalanannya memang tak semulus saya inginkan, tapi saya percaya tidak ada yang mustahil bagi yang mengupayakan, dan lihat apa yang terjadi pada saya saat ini, kejutan dari Tuhan,
jika harus menuliskan syukur dalam 140 huruf di twitter tak cukup, beratus huruf , berlembar bukupun saya rasa tak cukup mencakup semua rasa syukurnya, yang jelas semua ini keajaiban Tuhan, bahkan untuk urusan rejeki, jodoh dan selain pekerjaan,, saya ga tau lagi musti syukur model apa...
teman saya diujung telepon, lagi- lagi mengingatkan "bener kan tuhan itu ajaib, tau mana yang pas buat kamu"
ya kali ini saya memang harus sepakat untuk yang disampaikan teman saya, teman yang menemani perjalanan saya selama 10 tahun terakhir, teman yang tahu betul siapa saya, terima kasih untuk telepon yang menyejukkan, terima kasih wejangannya, semoga bahtera keluargamu senantiasa dipenuhi cahaya kebahagiaan...
pelajarannya percayalah bahwa ada keajaiban Tuhan dalam hidup kita, hanya kesadaran kita yang membedakan, dimensi waktu antara cepat atau lambat kita menyadarinya, antara kita mau menyadari atau tidak, semuanya tergantung kita,
terima kasih teman kecil yang bersedia saling bercerita biarpun diujung telepon....
No comments:
Post a Comment