kalaupun kamu berfikir kami rapuh, sepertinya kamu harus menarik banyak pendapat dari mulutmu. maaf kami tidak serapuh yang kamu sangakakan. bagi kami semua pembenaran itu tak ada gunanya, toh kami saling sadar kami bukan malaikat tanpa dosa yang datang dari surga...
kami saling sadar siapa imam, siapa makmum, kami saling sadar siapa pembuat keputusan siapa pelaksana, dan kami saling sadar akan peran kami.
sama halnya hujan di bulan juni, yang selalu disebut lebih tabah
sama halnya hujan di bulan juni, yang selalu disebut lebih bijak
tak ubahnya kata- kata manis yang ditulis Sapardi, semua hal yang terjadi kali ini tidak menjadikan kita serapuh yang kamu bayangkan. justru berbalik arah... kami lebih kuat dan lebih tabah.
tak perlu kami meributkan banyak hal, tak perlu kami memastikan mana hitam dan mana putih, karena kami punya pondasi yang lebih kuat dari besi paling mahal di dunia ini, kami punya ikatan seerat jejari kami saling memegang, kami punya relasi sehangat pelukan matahri dipagi...
sayangnya kami tidak serapuh yang kamu sangkakan....
No comments:
Post a Comment