Tuesday, January 29, 2013

berhenti di kamu


Malam masih punya cerita tentang kita, rindu dan bening dua matamu yang menantang bintang.
Aku merindukan mata kita bercengkrama seperti kemarin, pada sepotong sore yang mendung.
Matamu, pijar terhangat yang aku kenal, sore kemarin. Sekarang aku mengerti, itu sungguh berarti. (emka)

memang benar, malam memang sudah berlalu, tapi tidak dengan cerita kita. bahkan cerita kita baru saja kita mulai, saling memberi dan mengasihi seperti yang kau impikan memang belum seutuhnya sempurna tapi percayalah bahwa itu semua nyata- senyatanya esok....

kamu memang bukan yang pertama mengingatkan perasaan akan jatuh dan cinta, memang bukan yang pertama menyebutkan bahwa semua ini untuk kamu kelak dan sebagainya, tapi entah kenapa biarpun kamu memang bukan yang pertama bahkan bukan yang diharapkan datang tapi justru semuanya berhenti dikamu. 

memang benar bukan hal mudah untuk bisa menjadi "kita"

aku dan kamu bukan satu hal yang begitu saja dengan mudah disatukan, entah karena apa dan mungkin saja karena semua hal baik yang didengar Tuhan, dan bertemulah kita pada titik ini...

titik temu.....

bertemu dan belayar seperti yang kamu mau, bisa kita rencanakan, tapi bagaimana dengan Tuhan? apakah dia mengijinkan? apakah dia mengiyakan???

jawabannya hanya satu percayalah pada janji Tuhan...


-dipagi penuh tanya- 

No comments:

Post a Comment